1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Tingkatkan pengetahuan, DKP Kalsel gelar Bimtek transplantasi karang

Kegiatan diselenggarakan oleh bidang pengelolaan ruang laut, khususnya seksi penataan dan pemanfaatan ruang laut.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Senin, 24 April 2017 14:44

Merdeka.com, Tanah Bumbu - Dalam rangka meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pembuatan terumbu karang dan transplantasi karang.

Kegiatan Bimtek pembuatan terumbu karang dan transplantasi karang, dilaksanakan DKP Provinsi Kalsel bekerjasama dengan Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) Tanbu, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pemuda Sahabat Laut (PSL) dan Pokdarwis. Kegiatan bertempat di aula kantor Desa Sungai Dua Laut, RT 02, Kecamatan Sei Loban.

Pertemuan bimbingan teknis berisi pembuatan terumbu karang buatan dan transplantasi karang, pada kegiatan rehabilitasi terumbu karang dan kawasan mangrove dalam program pengelolaan ruang laut. Kegiatan diselenggarakan oleh bidang pengelolaan ruang laut, khususnya seksi penataan dan pemanfaatan ruang laut, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Kalsel.

Kegiatan dihadiri oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Dinas Perikanan Tanah Bumbu, para penyuluh perikanan se - Kecamatan Sei Loban, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pemuda Sahabat Laut (PSL) dan Pokdarwis Desa Sei Dua Laut, Angsana dan Desa Sei Loban. Dimana kegiatan mendatangkan nara sumber, dosen dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unlam, Hamdani.

Kepala Dinas Perikanan Tanbu, Rahmat, melalui Kabid Perikanan dan Tangkap Dinas Perikanan Tanbu, Andi Anwar Sadat mengatakan, kegiatan ini sangatlah penting untuk diikuti oleh seluruh masyarakat dan stakeholder terkait.

“Sebab di dalam menjaga dan melestarikan terumbu karang ini, tidak hanya mengandalkan aparat pemerintah saja, tetapi juga yang lebih penting adalah masyarakat itu sendiri karena sebagai pelaku utama di lapangan, ” kata Andi di Tanah Bumbu, Senin (24/4).

Dilain pihak, Koordinator IPKANI Tanbu, Eko Eko Prio Raharjo mengimbau dan meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, agar bisa bersama – sama turut serta menjaga, memelihara dan melestarikan terumbu karang. Sebab terumbu karang yang ada di Tanah Bumbu, merupakan warisan dunia yang tak ternilai harganya, dan termasuk dalam kawasan segitiga terumbu karang dunia (Coral Triangle).

Selain itu, terumbu karang merupakan aset yang sangat berharga, dan bisa membawa dampak bagi kehidupan manusia. Menurutnya, jika terumbu karang sehat, maka ikan pun melimpah, dan jika terumbu karang rusak, maka ikan pun musnah, dan hal ini akan berdampak pada penghasilan nelayan yang hidup di wilayah pesisir. ”Mari lestarikan terumbu karang, untuk anak dan cucu kita kelak, ” pungkasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. Perikanan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA