1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Tahun 2017, bupati ini jadikan daerahnya lumbung bibit benih padi

Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menjamin ketersediaan bibit padi bermutu dari varietas unggul di wilayah Bumi bersujud.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Selasa, 11 April 2017 10:57

Merdeka.com, Tanah Bumbu - Dalam rangka meningkatkan pendapatan para petani di wilayah Bumi Bersujud, Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H. Maming, akan menjadikan Tanbu sebagai lumbung padi pembibitan. Hal ini dilakukan, agar petani tidak hanya konsen menjual beras saja, namun juga bisa menjual bibit benih padi hasil penangkaran, yang harga jualnya lebih tinggi dari beras.

Pembangunan pertanian salah satu yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten  Tanbu di tahun 2017 dan 2018. Keseriusan pemerintah daerah membangun sektor pertanian, yaitu bekerjasama dengan masyarakat dalam penyediaan lahan dan pembibitan, serta mendatangkan doktor ahli Pertanian ke Tanah Bumbu, dalam hal mekanisme cara pembibitan benih padi unggul.

Ia mengatakan, langkah awal membangun pertanian ini, yaitu dengan mendatangkan bibit benih unggul yang ditanam di lahan seluas 40 hektare, dengan berbagai macam varietas bibit padi unggul. Harapannya, jika penangkaran dengan lahan seluas tersebut berhasil, maka hasilnya dapat dijadikan bibit padi pada lahan seluas 12.000 hektare.

“Saya ingin petani tidak hanya fokus menjual beras, namun juga menjual bibit benih padi unggul, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat, ” kata Mardani, di Tanah Bumbu, Selasa (11/4).

Menurutnya, salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menjamin ketersediaan bibit padi bermutu dari varietas unggul di wilayah Bumi bersujud, adalah melalui pengembangan penangkaran bibit padi.

Penangkaran bibit padi merupakan salah satu sarana budidaya tanaman yang mempunyai peranan yang sangat menentukan, dalam upaya peningkatan produksi dan mutu budidaya hasil tanaman, yang pada akhirnya dapat menentukan peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, penangkaran bibit benih padi  harus mampu menjamin tersedianya bibit padi bermutu secara memadai dan berkesinambungan. “Untuk mencapai hasil yang optimal, petani yang sudah dibina, tetap dilakukan pembinaan secara berkesinambungan, sambil mencari calon - calon petani lainnya, ” pungkasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA