1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Satreskrim Tanbu bekuk tiga pelaku penipuan penggandaan uang

Kasus penipuan penggandaan uang terjadi di Gang Angrek RT.014 RW .003, Jalan Manggis, Kelurahan Batulicin.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Rabu, 12 April 2017 09:17

Merdeka.com, Tanah Bumbu - Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil membekuk tiga orang yang diduga pelaku penipuan penggandaan uang. Kasus penipuan penggandaan uang terjadi di Gang Angrek RT.014 RW .003, Jalan Manggis, Kelurahan Batulicin.

Adapun tiga pelaku yang diduga telah melakukan tindak penipuan penggandaan uang tersebut, diantaranya AA (33) yang beralamatkan di Gang Angrek RT.014 RW.003, Jalan Manggis, Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulicin.

Selain itu, JP (41) warga Desa Srimulya Krajan, RT.02 RW.19, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Jawa Timur, dan NR (51) warga Desa Tegal Rejo RT.22 RW.04, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Ikhwal terjadinya tindak pidana ini, berawal  pada hari jumat (24/3) jam 21.00 wita di Gang Angrek RT.014 RW .003, Jalan Manggis, Kelurahan Batulicin. Korban yang bernama Kambu dikenalkan tersangka NR pada guru spiritualnya atas nama tersangka JP, yang diduga bisa melakukan penggandaan uang.

Setelah adanya pertemuan tersebut, kemudian dilakukan ritual pengangkatan oleh tersangka JP, yang disaksikan korban. Namun, ritual yang dilakukan gagal. Pada hari Kamis  (30/3) korban mengumpulkan dana dari warga sebesar Rp 28,5 juta yang digunakan untuk membeli kemenyan sebanyak tiga kilogram.

Selanjutnya pada hari Jumat (31/3) sejak pukul 21.00 wita, kembali dilakukan ritual pengangkatan yang bertempat di rumah tersangka AA, yang dihadiri JP dan NR, dan disaksikan korban dan kawan - kawan lainnya.

Selanjutnya, setelah ritual selesai dilaksanakan dan penggandaan uang tetap tidak bisa dibuktikan, para korban kemudian pulang ke rumah masing – masing. Ketika melintas di Polres Tanbu, korban sadar bahwa telah ditipu, atas kejadian tersebut, korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanbu.

Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro, melalui Kasat Reskrim Tanbu AKP Khairul Basyar mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban, Satreskrim Polres Tanbu langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus, untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka yang diduga pelaku penipuan pengandaan uang.

Akhirnya pada Minggu (9/4) sekitar pukul 20.00 wita, pihak kepolisian berhasil mengamankan NR yang diduga terlibat dalam kasus penipuan pengandaan uang. Dari penangkapan NR, kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap JP, pelaku lainnya yang berperan sebagai dukun penggandaan uang, di belakang Puskesmas Plajau, tepatnya di Gang Alpiad Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat.

“Setelah  kedua pelaku diamankan, sekitar pukul 22.00 wita, Satreskrim Tanbu kembali mengamankan AA, pelaku lainnya, di rumah yang bertempat Gang Anggrek RT.014 RW.003, Jalan Manggis Batulicin, dimana rumah tersebut digunakan sebagai tempat ritual untuk melancarkan aksi penipuan penggandaan uang, ” kata Khairul, di Tanah Bumbu, Rabu (12/4).

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu set perlengkapan ritual, satu perampen yang terbuat dari tanah liat warna coklat, uang tunai sebesar Rp 2,61 juta berupa pecahan Rp 2 ribu, dan uang tunai sebesar Rp 19,4 juta berupa pecahan Rp 100 ribu.

“Ketiga tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan di Polres Tanbu untuk diproses hukum lebih lanjut. Pasal yang disangkakan terhadap ketiga tersangka tersebut adalah tindak pidana penipuan dan penggelapan, serta melakukan secara berulang - ulang sebagai mana yang dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 378 KUHP Jo pasal 64 KUHP, ” tegasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. kriminalitas
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA