1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Kembangkan potensi pulau panjang, IPKANI Tanbu lakukan kunjungan

Penyuluh perikanan secara rutin melakukan pembinaan dan memotivasi semangat dan antusiasme masyarakat ke arah yang lebih maju dan mandiri.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Kamis, 13 April 2017 15:59

Tanahbumbu.merdeka.com - Dalam rangka terus menggali potensi yang dimiliki Desa Pulau Panjang, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), penyuluh perikanan yang tergabung dalam Ikatan  Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) Tanbu, melakukan pembinaan dan motivasi, khususnya pada kelompok yang ada di desa tersebut.

Koordinator Penyuluh Perikanan Tanbu, Eko Prio Raharjo mengatakan, Desa Pulau Panjang, merupakan sebuah desa yang kondisi geografisnya berupa kepulauan dan letaknya pun terpisah dengan Pulau Kalimantan. Sementara penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan, pembudidaya mangrove, guru, dan lain sebagainya.

Namun demikian, desa ini memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, yang kedepannya dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan perekonomian dan masyarakat yang ada di wilayah Desa Pulau Panjang. Adapun potensi tersebut diantaranya pembibitan mangrove, mangrove alami, penanaman mangrove, keterampilan pembuatan kain sasirangan dengan pewarna dari mangrove, dan ketrampilan pembuatan kue.

“Jika potensi yang ada ini dapat dikelola dengan baik secara kelompok maupun mandiri, maka tak menutup kemungkinan, potensi ini bisa dijadikan usaha produktif, yang dapat menghasilkan keuntungan bagi masyarakat setempat, ” kata Eko di Tanah Bumbu, Kamis (13/4).

Ia menambahkan, untuk meningkatkan kapasitas masyarakat atau kelompok yang ada di Desa Pulau Panjang, dalam waktu dekat, pihaknya akan memberikan pelatihan tambahan cara membuat pentol ikan, pelatihan pembuatan kerupuk ikan, dan pelatihan pembuatan sirup yang berbahan baku dari mangrove.

Untuk itu, pihaknya bersama - sama penyuluh perikanan lainnya, melakukan kunjungan dalam rangka meningkatkan pembinaan kelompok pelaku utama perikanan, khususnya di wilayah pulau - pulau kecil di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dan lebih khusus lagi kunjungan kali ini dilaksanakan ke Desa Pulau Panjang.

Bertempat di aula Kantor Desa Pulau Panjang, pihaknya bersama penyuluh perikanan setempat, Gusti Lelianti, dan dua orang penyuluh perikanan, Bantu Sasmiyanto dan Andi Evi Harviana, memberikan pembinaan dan motivasi pada kelompok yang berada di desa tersebut.

Pertemuan dilakukan dengan maksud silaturahmi, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya fungsi dan peranan kelompok, fungsi dan peranan hutan mangrove, inisiasi dan fasilitasi pembentukan kawasan wisata mangrove dan lain sebagainya. “Pertemuan ini merangkul semua pihak terkait, hal ini dilakukan dengan tujuan agar bisa bersatu, bersama - sama demi tujuan yang satu, yaitu kesejahteraan masyarakat Pulau Panjang, ” jelasnya.

Menurutnya, penyuluh perikanan secara rutin melakukan pembinaan dan memotivasi semangat dan antusiasme masyarakat ke arah yang lebih maju dan mandiri, hingga mereka mampu dan mau mengorganisasi dirinya melalui kelompok - kelompok perikanan, yang diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyuluhan perikanan merupakan proses pembelajaran dalam rangka peningkatan kapasitas kemampuan para pelaku utama atau pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan. “Dengan demikian, diharapkan segala pengetahuan sikap dan perilaku masyarakat, akan meningkat ke arah perikanan yang berkelanjutan, ” pungkasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. Wisata Alam
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA