1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Di Tanbu masih banyak nelayan belum memiliki kartu nelayan

Diperkirakan sebanyak 2.200 nelayan yang berada di wilayah Bumi Bersujud, tercatat belum memiliki kartu nelayan.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Kamis, 20 April 2017 15:51

Merdeka.com, Tanah Bumbu - Hingga saat ini masih banyak nelayan di wilayah Bumi Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tercatat belum memiliki kartu nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Tabu, Rahmat, melalui Kepala Seksi Bidang Pembinaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Mansur mengatakan, diperkirakan sebanyak 2.200 nelayan yang berada di wilayah Bumi Bersujud, tercatat belum memiliki kartu nelayan.

Dari data yang ada, setidaknya Kabupaten Tanbu memiliki sekitar 5000 - an warga yang berprofesi sebagai nelayan. “Namun dari banyaknya nelayan tersebut, hingga sekarang baru sekitar 2.800 - an lebih nelayan yang sudah memiliki Kartu nelayan. selebihnya sekitar 2.200  masih belum punya, ” Kata Mansur di Tanah Bumbu, Kamis (20/4).

Menurut Mansur, pembuatan kartu nelayan merupakan program pemerintah pusat. pendataannya sendiri melalui sistem online. Adapun manfaat kartu nelayan, diantaranya pemilik kartu nelayan akan memiliki kemudahan dalam mengakses bantuan -bantuan yang dibagikan, bisa menjadi peserta program baik yang dilaksanakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, seperti peserta asuransi nelayan, peserta program SeHAT nelayan dan program - program lainnya.

“Kartu nelayan sangat bermanfaat bagi nelayan dalam kehidupan kesehariannya, baik nelayan beraktifitas sebagai pencari ikan laut, maupun nelayan budidaya. Bagi nelayan yang belum memiliki kartu nelayan, secara otomatis tidak dapat mengakses bantuan apapun dan juga tidak bisa menjadi peserta program - program unggulan pemerintah, ” jelasnya.

Mansur berharap, agar semua nelayan mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu nelayan, sehingga dapat digunakan sebagai persyaratan untuk menjadi peserta program, maupun untuk mengakses bantuan yang telah diberikan pemerintah daerah.

Untuk membantu mempercepat nelayan dalam pembuatan kartu nelayan, pihak dinas perikanan, selain melakukan berbagai sosialisasi, juga melakukan kegiatan safari pelayanan  pendataan.

Kegiatan ini sebatas melakukan pendataan, yang kemudian jika ada masyarakat ingin membuat kartu nelayan, maka mereka harus melengkapi persyaratan, diantaranya surat keterangan dari kepala desa, setelah kartu nelayan akan dapat diterbitkan.

“Penerbitan atau pembuatan kartu nelayan bagi nelayan, sebenarnya dapat dilakukan dalam waktu yang cepat, karena alat pendukung pembuatan kartu nelayan yang dimiliki dinas perikanan sudah lengkap, tinggal kemauan dari nelayan sendiri, ” pungkasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA