1. TANAH BUMBU
  2. INFO TANAH BUMBU

Awali panen padi, petani Tanbu gelar syukuran

Adapun acara syukuran panen padi sawah, ditandai dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu.

©2016 Merdeka.com Editor : Kuswandi | Kamis, 27 April 2017 18:37

Merdeka.com, Tanah Bumbu - Mengawali panen padi tanam periode pertama, para petani Desa Saring Sungai Bubu, Kecamatan Kusan, Hilir Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar acara syukuran.

Adapun acara syukuran panen padi sawah, ditandai dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu, Setia Budi bersama jajarannya, Kepala Desa Saring Sungai Bubu, Muspika Kecamatan Kusan Hilir, dan masyarakat setempat.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Saring Sungai Bubu, Makmur mengatakan, panen yang dilaksanakan tahun ini, berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Sebab panen pada kali ini, para petani menggunakan alat mesin pertanian yang lebih modern, yaitu dengan menggunakan mesin combine harvester atau mesin panen padi.

Panen kali ini cukup berhasil, hal itu dilihat dari hasil pertanian para petani yang rata - rata mencapai 7 - 8 ton per hektarnya. Namun demikian, untuk lebih memaksimalkan hasil pertanian, petani yang tergabung pada Gapoktan Desa Saring Sungai Bubu, mengharapkan agar pemerintah daerah dapat membangun irigasi untuk mengairi sawah petani.

“Karena  hingga saat ini, dalam proses tanam padi, kami hanya mengandalkan air hujan sebagai pengairan. Jika ada irigasi yang lebih baik di wilayah ini, maka pelaksanaan pertanian akan lebih baik dan maksimal, ” kata Makmur di Tanah Bumbu, Rabu (26/4).

Menurut makmur, selain mengharapkan adanya pembangunan irigasi, para petani juga mengharapkan kepada pemerintah agar turut memperhatikan keluhan para petani, seperti serangan hama tikus.

Dilain pihak, menanggapi harapan para petani, Setia Budi mengatakan, pemerintah daerah pada tahun 2016 sudah membangun jaringan irigasi di Desa Saring Sungai Bubu. Namun, hal itu belum maksimal karena terkendala pipanisasi.

“Untuk memaksimal hasil panen para petani, pada tahun 2017 ini, kami melakukan pembangunan pipanisasi dan pembangunan embung air, ” jelasnya.

(K) Laporan: Riyadi
  1. Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA